Kamis, 10 September 2015



MAMANTAPKAN DIRI




Semenjak itu nadia selalu di marahi oleh ayahnya ketika memakai jilbab. Tapi anak ini dengan gaya tomboinya tetap melakukannya sembunyi-sembunyi. Pada suatu saat nadia memakai jilbab saat ayahnya kekantor. Ia keluar masuk dapur dan ruang tengah dengan menggunakan busana muslimahnya. Tanpa ia pikirkan bahwa ketika ayahnya tau maka akan mendapatkan masalah baru. Ibu dan bibi sambil kaget ketika nadia keluar kamar dengan mengunakan busana muslimah.
     ’’non, kamu kelihatan cantik memakai busana ini? ‘’kata bi. Ina’’ sambil memujinannya
     ‘’terima kasih bi’’ nadia
Ibu tidak pernah memarahi putri kesayangnya itu. ia terus mendukung apa saja nadia lakukan. Pagi itu nadia berangkat ke sekolah dengan memakai baju putih abu-abu. Sepatu ket kesayanganya tak lupa ia kenakan. Ibu dan bapaknya berada di meja makan. Sontak saja ibu memanggil nadia untuk makan pagi sebelum ke sekolah.
   ‘’nad, sini sarapan dulu sebelum ke sekolah’’
  ‘’iya bu!
Nadia mendekati meja makan langsung mengambil kursi dekat ayahnya. Ia mencicipi kue dan meminum susunya saja. Karna kebetulan hari ini ada tugas yang harus di kumpul. Maka nadia mempercepat makannya. Ayah! Nad, ko makannya cepat-cepat amat 
Nad! Nadia buru-buru ke sekolah ada tugas mata pelajaran matimatika yang harus di kumpul pagi-pagi ini. nadia berdiri dari tempat duduknya dan mencium kedua tangan ibu dan ayahnya. Sambil berpamitan. Ibu nad! Kamu bawah bekalmu dulu. ‘’Mbi,,,, mana bekal nadia’’ bibi ina membawah bekal nadia dan memberikannya. Nad kamu hati-hati teriak ibunya dari meja makan. Dari balik pintu keluar nadia. “ayah nadia berangkat dulu”.

Jam di tangannya uda menunjukkan pukul 07.30. nadia bergagas keluar dan menunggu angkot yang lewat. Lama menunggu di depan jalan tiba-tiba angkot lewat. Nadia lalu masuk dalam angkot. Pukul 08.00 mata pelajar matimatika sudah masuk. Di perjalanan nadia dapat macet. Kekesalan terus mendalam dalam pemikirannya. Pak! Bisa lebih cepat lagi jalannya. Supir nda bisa nde karna jalan lagi macet banyak kendaraan yang mau jalan. Tapi saya uda mau terlambat. Nadia terus marah-marah dengan sopir yang jalannya terus lambat itu.
Tiba-tiba mobil berhenti karna jalan macet total. Nadia langsung keluar dari mobil. Ia memutuskan untuk jalan kaki saja. Karna waktu telah menunjukkan pukul 07.45 lima belas menit lagi sudah masuk. Ia harus menghadapi guru yang begitu galak. Nadia terus berlari menuju sekolahnya. Dengan nafas tersendak-sendak terus berlari.
      ‘’ pak! Teriak nadia dari balik pagar sekolah…..?
      ‘’pak jangan di tutup dulu pagar’’
Ketika itu siswa siswi di sokalahnya sudah masuk dalam ruangannya. Pak anton melihat samping kiri dan kekanan. Untuk memastikan siapa yang berteriak dari pagar sekolah. Tetapi ketika pak anton melihat ke depan nadia lagi. Ngos-ngosan karna kecepaan. Melihat nadia mengeluarkan nafas yang tak beraturan pak anton lalu bertanya kepada nadia.
       ‘’nde! Kenapa terlambat…..?
        ‘’maaff,,,,, tadi di jalan macet.
        ‘’ade tidak tau kah sudah jam berapa sekarang”
        ‘’ tau pak?
Lain kali nde nadia jangan mengulanginya. Ia pak saya tidak menggulanginya lagi. Sini cepat masuk dalam ruangan kata pak anton dengan nada marah. Ingat nde, jangan di permudahkan terlambat terus. Nadia hanya menuduk saja. Ketika nadia di persilahkan masuk sama pak anton nadia kembali berlari menuju ruangan di lantai 2 sekolahnya. Ia terus berlari seperti orang yang di kejar sama anjing. Nadia melewati tangga di sekolahnya. Pada akhirnya nadia sampai di depan ruangan. Terlihat sangat sepi di luar kelas karna semua siswa sudah masuk dalam kelas. Terlihat hanya nadia sendiri di luar kelas. Nadia kembali mengatur nafas yang tak beraturan itu. ketika nafas sudah kembali normal. Nadia menggetok pintu sambil mengucapkan salam di pintu ruangan tersebut.
“assallamu alaikum pak….?
“ waalaikum salam…..? “sahut pak andri dan teman-teman nadia”
Masuk! Pak andri memberikan masuk nadia. Nadia langsung bergegas ke tempat duduknya. Tiba-tiba terdengar suara yang keras di telingannya. Ternyata pak andri memanggil nadia dari tempat duduk. “Siapa yang suruh kamu duduk” ke meja bapak dulu cepat. Nadia yang masih terauma dengan panggilan pak andri tersebut. Yang di sebut-sebutnya guru paling galak di sekolahnya itu. nadia menuruti panggalin pak andri. Dengan berjalan sedikit melambat dan rasa takut. Nadia segera menghampiri pak andri.
Pak ada apa ‘’ sahut nadia” dengan nada pelan dan takut. Kamu tau sudah jam berapa ini. “dengan nada sedikit marah”. Nadia memang sering di marahi oleh pak andri. Sering menghukum nadia ketika nadia melanggar aturan sekolah dan mata pelajaran yang ia bawahkan. Kadang nadia membersihkan toilet sekolah. Terkadang juga nadia berdiri di lapangan dengan terik matahari. Itu yang sering di lakukan pak andri ketika ada siswa yang melanggar aturan. Termaksud nadia yang sudah berulang kali melanggar aturan pak andri.
      “uda jam 8 lewat pak” (kata nadia) menjawab pertanyaan pak andri.
      “kenapa datang jam segini” pak andri.
       “maaf pak! Tadi di jalan macet.
      “ pak andri memotong pembicaraan nadia” “alasan kamu”
Sudah berapa kali terlambat di mata pelajaran bapak. Kamu ini bandel! Tidak ada habis-habisnya kamu di berikan hukumun masih saja mengulanginya. Bapak sudah capet dengan perlakuanmu ini, mau saya panggil orang tuamu baru kamu tau rasa. Jangan pak!,,,, jangan pangil kedua orang tua saya ke sini pak. (nadia sambil memohon kepada pak andri).
Kamu berdiri di depan kelas sana. Dan jangan mengikuti mata pelajaran bapak. Nadia hanya terdiam saja. Ia kemudian mengikuti arahan pak andri untuk berdiri dengan menggangkat satu kakinya. Kedua tanggannya memegang telingannya. Pak andri kembali melajutkan mata pelajaran yang ia bawahkan. Anak-anak keluarkan tugas matimatika kalian. Teriak pak andri dalam kelas memberikan isyarat kepada anak-anak didiknya untuk mengeluarkan tugasnya masing-masing.
Adi yang duduk di belakang mengertawai nadia yang sedang di hukum oleh pak andri. Nadia melirit kebelakang melihat teman laki-lakinya yang di belakang. Adi yang terus mengertawai nadia sedang mata pelajaran yang di berikan oleh pak andri pun tidak fokus untuk mendengarnya. Nadia lalu melihat ada lagi ketawa terbaha-baha. Dia melirit dengan segala emosinya.
‘’awas kamu kalau uda keluar main’’ sambil menunjuk adi
‘’adi yang melihat nadia melotot kepadanya’’ ‘’hanya diam’’
Dia menghentikan ketawanya dan fokus pada mata pelajaran pak andri. Bel istrahat berbunyi pak andri melepas hukuman yang di berikan nadia. Lalu nadia berjalan-jalan ke taman sekolah. Di sinalah nadia bertemu sama Tuti dan Ati.
“assallamu alaikum wr.wb”
“alaikum salam wr.wb” jawab Tuti dan Ati”
“maaf, mengangu kalian”
“Ati ketua rohis tersebut mempersilahkan nadia duduk di kursi yang ada di taman tersebut’’ ada apa nad! Sahut Tuti. Yang memang sudah lama mereka berteman. Tuti pada saat itu memakai rok panjang warna abu-abu dan baju putih dan jilbab warna abu-abu. Sedangkan Ati si ketua rohis memakai rok panjang dengan baju panjang yang telah bersambung dengan rok. Kaos kaki yang menutupi seluruh jari-jari kakinya dan di bungkus dengan sepatu putih kesukaanya. Warna jilbab abu-abu yang warnanya dengan Tuti. Pada saat itu mereka berdua memdiskusikan tentang kegiatan rohis selajutnya. Untuk di persembahkan kepada remaja yang banyak memperlihatkan tubuhnya di masyarakat umum. Nadia yang ada di samping Tuti dan Ati hanya terdiam saja tampa mengeluarkan ide sedikitpun.
Ti,,! ‘’Apa manfaat memakai jilbab syari’i menurut Islam”,,,? Ati kemudian menjawab pertanyaan Tuti,,,,, Manfaat jilbab menurut Islam, hal itulah yang akan aku bahas secara bersama-sama. kali ini memang masih banyak remaja islam yang belum tau tentang manfaat dan bahkan oleh orang-orang yang ramai mulai menggunakan jilbab. Tetapi mereka hanya menggunakan kerudung bukan jilbab syari’i menurut islam. Beberapa orang mungkin bertanya-tanya, apa sih gunanya mengenakan jilbab? Kan hal itu malah membuat terasa panas, belum lagi rambut yang dinilai sebagai mahkota seorang wanita kini ditutupi oleh sehelai kain. Nah, karena masih banyak orang-orang yang belum mengetahui apa yang bisa diperbuat oleh penggunaan jilbab inilah maanfaat yang sebenarnya.

Penggunaan jilbab bagi seorang wanita muslimah adalah perintah dari Allah SWT sebagai pencipta jagat raya dan manusia. Apapun yang diperintahkan oleh Allah SWT niscaya akan memiliki alasan dan memiliki manfaat untuk manusia itu sendiri. Adapun manfaat dari mengenakannya jika dilihat dari sisi agama dan kepercayaan terhadap apa yang diperintahkan Allah SWT adalah baik, yaitu: “bisa menghindarkan kita dengan pelecehan seksual” bagi kaum laki-laki hidung belang. Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari menuliskan bahwa pelecehan seksual terjadi karena perilaku wanita itu sendiri, mengingat mereka adalah fitnah yang paling besar. Karena itu juga amat tinggi tingkat pelecehan di daerah Eropa yang wanitanya mayoritas tidak berjilbab. Ini juga sering kita lihat dari remaja kita banyak kemudian yang hamil di luar nikah. Karna mereka banyak menebarkan aurat mereka dan memberikan kepada laki-laki yang hidung belang.

Untuk sifat yang positif jilbab “Dinilai seperti bidadari-bidadari yang ada di surga” Alasan seorang wanita muslim mengenakan jilbab salah satunya adalah agar mereka bisa memiliki sifat seperti para bidadari surga, dan caranya adalah dengan menundukkan pandangan serta tak mau jika disentuh oleh mereka yang bukan muhrimnya.

Kemudian mereka “Akan selamat dari adzab yang diberikan oleh Allah.” Pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dituliskan olehnya mengenai manfaat jilbab menurut Islam. Dituliskan bahwa di neraka dipenuhi oleh laki-laki yang sedang memegang cambuk dan menggunakannya kepada para manusia yang berpakaian layaknya telanjang dan mereka yang memiliki punuk unta di daerah kepalanya.

Ada juga “Sebagai pemelihara kecemburuan dari para lelaki”. Kecemburuan dalam Islam dianggap sebagai sesuatu yang baik, dimana sifat tersebut di tanamkan oleh Allah SWT kepada laki-laki sehingga mereka mampu selalu menjaga harga diri dari wanita yang kemudian dijadikan mahramnya. Inilah manfaat jilbab menurut islam. Kalau menurut sains jilbab banyak manfaatnya.
“Tuti! Kembali bertanya” “kalau menurut sains apa manfaatnya”
“nadia terdiam saja, mendengarkan pembicaraan mereka”
“Ati kembali melajutkan pembicaraanya”.

Dari Sisi Sains Berbicara Mengenai Manfaat dari Menggunakan Jilbab itu sangat banyak tapi mungkin saya hanya bisa menjelaskan beberapa saja. Setelah kita mengetahui efek-efek positif dari sisi agama, kini giliran ilmu sains yang berbicara mengenai efek positif menggunakan jilbab terhadap diri sendiri. Sisi sains ini akan memberi sedikit penglihatan akan apa yang bisa terjadi pada tubuh kita jika jilbab kita kenakan. Hal tersebut Mencegah kanker yang bisa menyerang kulit”. Hal yang menjadi penyumbang utama terjadinya kanker kulit pada seseorang adalah kelebihan sinar ultra ungu (UV) dari sinar matahari. Biasanya sinar ini akan menyerang daerah wajah, kaki, leher, tangan, dan bagian badan lainnya yang tidak tertutup oleh pakaian. Biasanya juga penyakit ini lebih sering di temukan pada orang kulit putih karena mereka lebih mudah terbakar oleh sinar matahari.

Salah satu cara untuk mencegah kanker adalah dengan menutup kulit dengan menggunakan kain, dan karena itu kita harus menggunakan jilbab yang syar’i agar proteksi kulit semakin sempurna. setelah ituMenjadi rem pada gejala penuaan seseorang” penuaan seseorang, jadi dengan berjilbab kita tidak hanya berlindung dari kanker tapi juga dari penuaan.

Memang kita yang tau atas semua itu untuk bisa menghidari sifat-sifat tersebut. Nadia hanya bisa terdiam mendengar percakapan tersebut.
             “nad ! ko kamu hanya diam” tanya Ati’ melihat nadia binggun’
Memang nadia ingin sekali memakai jilbab. Hanya karena ayahnya yang keras kepala, maka nadia hanya takut kalau ayahnya memarahinya. “aaahh, tidak aku hanya iri saja sama kalian’’ lo kenapa kamu iri sama kami. Ketika kalian memakai jilbab seperti ini. Saya ingin sekali memakainya hanya saja ayah saya tidak suka kalau saya seperti kalian.

             “emang kenapa takut sama ayahmu” kata tuti.
             “ayah! Pernah memarahi saya ketika saya memakai jilbab di kamar”
            “Ati mendengar itu” ikut merasakan kesedihan nadia”
            “nad! Kamu jelaskan saja kepada ayahmu yang sebenarnya.”
Ketika orang tua kita tidak mendukung apa yang kita lakukan. Maka kita seharusnya bisa memberikan jawaban. Dan ingat allah swt, maha penyayang. Apalagi kita kan hanya melakukan syariat allah. Menjalankan perintah allah dan menjauhi larangannya. Bagi seorang wanita muslimah itu wajib memakai jilbab. Karna seorang wanita itu adalah muliah di sisi allah swt.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar